jump to navigation

PENANGGULANGAN TUBERKULOSIS PERLU DIPERBAIKI March 25, 2006

Posted by Bedjo in Healt.
add a comment

Upaya penanggulangan penyakit menular tuberkulosis (TBC) yang dilakukan pemerintah saat ini perlu diperbaiki. Pasalnya, ada sesuatu yang tidak tepat dari upaya yang dilakukan sekarang ini. Buktinya, kasus TBC masih tetap tinggi, sekalipun obat antituberkulosis diberikan gratis dan pengobatannya sudah menerapkan strategi DOTS (directly observed treatment shortcourse).

Hal tersebut mengemuka dalam diskusi TBC yang diselenggarakan Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PB PAPDI), Rabu (22/3) di Jakarta. Hadir sebagai pembicara Profesor dr Samsuridjal Djauzi SpPD, Prof dr Zubairi Djoerban SpPD, Prof dr Herdiman Pohan SpPD, dan dr Zulkifli Amin SpPD FCCP.

Menurut Zubairi, untuk menanggulangi kasus TBC di Indonesia pemerintah harus meningkatkan kemampuan para dokter melakukan DOTS, baik di rumah sakit maupun praktik dokter swasta. Permasalahan dalam pengobatan pasien di rumah sakit swasta dan praktik dokter adalah kurangnya pemantauan terhadap pasien TBC, baik dalam konsistensi kunjungan (berobat) dan meminum obat. Pasalnya, obat TBC diminum sedikitnya enam bulan. Agar pasien patuh, perlu pengawas menelan obat (PMO), yang merupakan salah satu komponen DOTS.

Dijelaskan, di beberapa rumah sakit swasta obat TBC diberikan gratis, tetapi yang menjadi masalah adalah konseling dan pemantauan pasien TBC. Semestinya, konseling dan PMO itu merupakan tanggung jawab sosial rumah sakit.

Secara terpisah Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari menjelaskan untuk menanggulangi TBC, pihaknya akan meningkatkan kerja sama dengan lembaga swadaya masyarakat (LSM), serta mendirikan pos TBC di daerah-daerah yang jauh dari puskesmas.

TBC dan HIV

Sedangkan, menurut Senior Konsultan TBC dari KNCV, Jan EJ Voskens, 50 persen penderita TBC berobat ke rumah sakit dan praktik dokter swasta yang belum menerapkan strategi DOTS, sehingga pengobatan tidak sesuai standar. Untuk itu, ujarnya, penanggulangan TBC perlu menyertakan rumah sakit dan dokter praktik swasta.

Secara terpisah Zulkifli menjelaskan, di RSCM tidak semua pasien TBC diobati di rumah sakit pemerintah itu. Alasannya, TBC bisa diobati di tingkat puskesmas, kecuali pasien mengalami penyakit berat.

Berobat di puskesmas, katanya, lebih meringankan pasien dari sisi biaya transportasi. Di samping itu, bila seluruh pasien TBC dilayani, RSCM menjadi puskesmas raksasa. Kondisi ini akan menjadi beban para dokter yang menjalani pendidikan spesialis. Perhatian dokter akan tersita dengan pasien TBC, sementara penyakit itu sebenarnya bisa diatasi di puskesmas. Pada kesempatan itu, Zubairi juga menjelaskan TBC cukup sering dialami pasien HIV. Dari 700 pasien HIV, ada 50 persen yang menderita TBC. Sekitar 30 persen dari pasien HIV yang dirawat jalan juga mengalami TBC. “TBC ini masalah bersama, harus juga diatasi bersama. Registrasi dan surveillance perlu ditingkatkan. Ada yang salah dalam penanggulangan TBC dan harus diperbaiki bersama,” tambah Zubairi

Terhambat

Dari Bandung dilaporkan, Tingginya prevalensi kasus penyakit tuberkulosis (TBC) di Jawa Barat, lebih disebabkan oleh kebijakan pemerintah. Pasalnya, penanggulangan TBC menjadi terpinggirkan, di saat ada wabah penyakit lain yang digolongkan sebagai kejadian luar biasa (KLB). “Kendala yang kita hadapi sebenarnya lebih disebabkan arah kebijakan saja. Selama ini, upaya penanganan yang kita lakukan selalu tertutup oleh KLB, seperti flu burung, demam berdarah, dan polio,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Barat, dr Yudhi Prayudha, Selasa (21/3).

Menurut Yudhi, penanganan dan penanggulangan TBC sebenarnya tidak kalah pentingnya dengan flu burung, demam berdarah, dan polio. Selain jumlah kasus di Jawa Barat masih tergolong cukup tinggi, angka kematian yang diakibatkan TBC juga sangat signifikan. “Kematian akibat TBC cukup signifikan. Kalau tidak ditangani dengan baik akan menyebabkan angka kematian di Jawa Barat semakin tinggi,” katanya.

Selain arah kebijakan, Yudhi juga menyebutkan pasien yang kurang sabar menjalani pengobatan juga menjadi penyebab tingginya angka kematian akibat TBC. Karena itu, untuk pengawasan proses pengobatan, di puskesmas harus ada seorang kader yang ditunjuk sebagai pengawas menelan obat (PMO) untuk pasien TBC.

“Untuk pengobatan TBC dibutuhkan waktu minimal 6 bulan. Sedangkan di lapangan, banyak pasien yang baru melakukan dua bulan pengobatan dan kondisinya membaik sudah merasa sehat dan menghentikan pengobatannya. Padahal, pasien TBC itu harus sabar menjalani pengobatan hingga selesai,” papar Yudhi.

Stoudemire is Back March 25, 2006

Posted by Bedjo in Sport.
add a comment

Amare Stoudemire pulih dari cedera lutut yang memaksanya absen selama hampir lima bulan. Dan bintang All-star ini langsung mempersembahkan kemenangan buat Phoenix Suns.

Di U.S. Airways Center, Jumat 24/3/2006), Stoudemire tampil mengesankan guna memenangkan Suns atas Portland Trail Blazers 125-108.

Dalam pertandingan tersebut pemain berposisi forward ini memang tampil istimewa. Meski tampil terakhir lima bulan Stoudemire menjadi pendulang angka terbanyak buat timnya.

Total 20 angka disumbangkannya buat timnya. Perolehan tersebut hanya bisa disaingi oleh rekannya Shawn Marion. Tidak hanya itu Stoudemire juga menyumbang 9 rebound — terbanyak buat timnya.

Kemenangan atas Blazers pun membuat rentetan kekalahan Suns terhenti di angka dua. Tanpa Stoudemire, Suns menorehkan rekor pertandingan 45-21. Tetapi Suns mampu menempatkan dirinya ke puncak Divisi Pacific sekaligus posisi dua Wilayah Barat.

“Ini awal yang luar biasa. Saya cukup terkejut melihat penampilannya,” puji pelatih Mike D’Antoni seperti dikutip AP. “Saya sudah kembali. Dan saya siap mengantar Suns ke tempat yang lebih tinggi,” tukas Stoudemire.

Sementara New Jersey Nets memperpanjang kemenangan beruntunnya menjadi tujuh. Itu dipastikan setelah Vince Carter cs membekuk Minnesota Timberwolves 86-82.

Dalam pertandingan itu Carter dan Richard Jefferson bermain cemerlang dengan sumbangan 21 angka. Cliff Robonson juga bermain apik terutama lewat tembakan tiga angkanya. Robinson mengakhiri pertandingan itu dengan torehan 10 angka — enam diantaranya lewat tembakan jarak jauh.

Sementara Kevin Garnett gagal menghindarkan timnya dari kekalahan. Ini adalah kekalahan pertama Garnett cs dalam tiga pertandingan terakhir. Namun Wolves tidak tergusur dari peringkat tiga Divisi Northwest.

Hasil Rakerkesnas Tahun 2006 March 25, 2006

Posted by Bedjo in Healt.
add a comment

Pada tanggal 7-8 Maret 2006, Departemen Kesehatan telah melaksanakan Rapat Kerja Kesehatan Nasional (RAKERKESNAS 2006). Berikut adalah materi-materi hasil RAKERKESNAS 2006 : 

 

Sambutan Menteri Kesehatan

SAINGI PS2, MICROSOFT PERBANYAK XBOX 360 March 24, 2006

Posted by Bedjo in Entertainment & Game.
add a comment

Microsoft berencana mendongkrak jumlah konsol video game Xbox 360 yang dipasarkan. Peningkatannya bisa sebanyak dua hingga tiga kali lipat mulai minggu ini. Langkah tersebut diambil untuk menanggapi kekurangan stok Xbox 360 yang sempat mengerutkan penjualan game.

Rencana menaikkan jumlah produk yang dipasarkan ini, muncul satu minggu setelah rivalnya, Sony, mengumumkan akan menunda peluncuran PlayStation 3 (PS3). Sony menunda peluncuran PS3 hingga November mendatang, karena harus merampungkan standar disk drive Blu-ray, DVD player generasi berikutnya yang akan melengkapi PS3.

Namun begitu, salah seorang juru bicara Microsoft mengatakan penundaaan PS3, tidak mempengaruhi keputusannya untuk meningkatkan jumlah produk. Menurut Microsoft, pihaknya bisa menaikkan kapasitas pengapalan Xbox 360 karena suplai komponennya sudah full production.

Awalnya, Microsoft berharap bisa menjual 2,75 juta hingga 3 juta konsol pada 90 hari pertama, setelah Xbox 360 meluncur di Amerika Serikat November lalu. Perusahaan kemudian mengurangi targetnya menjadi 2,5 juta konsol karena pasokannya tertunda. Tapi Microsoft tetap keukeuh bisa menjual 4,5 juta hingga 5,5 juta unit Xbox 360 menjelang akhir Juni 2006.

Raksasa software yang berbasis di Redmond, Washington itu tengah berupaya merebut dominasi Sony di pasar konsol video game dunia. Sekitar 70 persen pangsa pasar konsol video game, dikuasai Sony lewat PlayStation 2.

Sementara itu, Microsoft juga mengatakan layanan game online Xbox Live miliknya berhasil melampaui 10 juta download. Lebih dari 85 persen konsol Xbox 360 yang terhubung ke internet, telah men-download game, trailer dan video game dari layanan tersebut.

Fifa Street 2 Cetak Hat trick March 23, 2006

Posted by Bedjo in Entertainment & Game.
add a comment

Fifa Street 2 yang bersaing dengan Fight Night Round 3 dalam urutan game Inggris ELSPA, akhirnya berhasil mencetak hat trick dan menempati posisi puncak game tersebut selama tiga kali berturut-turut.

Akhirnya Fight Night Round 3 tergeser menempati urutan kedua, yang diikuti Ghost Recon: Advanced Warfighter pada urutan ketiga.

Buzz! The Big Quiz milik Sony berhasil menempati urutan keempat. Sedangkan posisi kelima ditempati 24 : The Game.

Diantara game-game terbaru yang diluncurkan minggu ini, terdapat dua judul game yang terdepak dari 10 urutan teratas. Yaitu The Outfit yang saat ini menempati urutan 13, serta Commandos: Strike Force yang menempati urutan 18.

CISCO KENALKAN SOLUSI JARINGAN UNTUK UKM March 20, 2006

Posted by Bedjo in All About Computer.
add a comment

Raksasa perangkat jaringan Cisco Systems memperkenalkan beragam produk dan solusi jaringan yang dikhususkan bagi usaha kecil dan menengah (UKM). Melalui kegiatan SMB Roadshow 2006, Cisco mencoba menerapkan teknologi yang cerdas, mudah dan aman (smart, simple, secure).

SMB Roadshow 2006 digelar di Hotel Melia Purosani, Yogyakarta, Kamis (02/03/2006). Acara ini hadir sebagai upaya Cisco membantu para pelaku UKM (usaha kecil dan menengah) dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi perusahaan, khususnya untuk teknologi jaringan data.

“UKM dituntut untuk tetap dapat tumbuh dan bertahan dalam berbagai kondisi ekonomi. Penerapan teknologi TI dan jaringan data menjadi salah satu alternatif pilihan yang mampu menjawab kebutuhan UKM”, kata Pudja Unggul Kartiman, Direktur SMB Cisco Systems Indonesia.

Pertumbuhan UKM di Indonesia sangat marak. Sekitar 50 persen pendapatan di Indonesia berasal dari UKM. Pudja mengaku mereka hanya ingin memanfaatkan kesempatan itu. Selain itu, Cisco ingin memperluas pangsa pasarnya dengan membidik pasar UKM.

Membundel Produk

Bersama mitra-mitranya — Lintas Arta dan MSM Consultant — Cisco berkolaborasi dan membuat satu sistem produk bundling yang dikenal dengan SMB Product. Adalah gabungan produk-produk dari ketiga perusahaan, untuk memberikan tiga solusi jaringan yang sudah dimodifikasi.

Dalam kolaborasi ini, Cisco bertindak sebagai penyedia hardware. Sementara Lintas Arta sebagai penyedia koneksi jaringan dan MSM Consultant sebagai penyedia aplikasi sistem online, seperti sistem kehadiran online dan sistem informasi kepegawaian (SIMPEG).

Produk ini bisa dibeli satu paket, tapi juga bisa dibeli secara terpisah tergantung kebutuhan perusahaan. “Untuk produk paket, kami belum bisa ngasih gambaran karena banyak hal yang harus diperhitungkan misal berapa user-nya, seperti apa implementasinya,” tutur Dewi Yunita, Sales Manager MSM.

Untuk target pasar yang diharapkan, Dewi juga mengaku belum bisa menentukan angkanya. Pada kesempatan yang sama, Cisco juga menghadirkan program Cisco Express untuk UKM. Termasuk diantaranya switch Catalyst Express 500, router Small Business (SB) dan Integrated Service Router (ISR).

Solusi yang dirancang khusus untuk UKM, dengan menghadirkan jaringan data yang cerdas karena kemampuannya mengelola trafik informasi, mudah karena cara penginstalan dan pengelolaannya telah disederhanakan, dan aman karena telah dilengkapi dengan fitur keamanan jaringan data.

Jaringan yang disediakan oleh Lintasarta juga didukung penuh oleh perangkat Cisco baik pada backbone maupun perangkat di sisi pelanggan guna memberikan kualitas layanan terbaik bagi pelanggan.

AVERY JOHNSON BIKIN REKOR March 20, 2006

Posted by Bedjo in Sport.
add a comment

Pelatih Dallas Mavericks Avery Johnson mencatatkan namanya di buku rekor NBA sebagai pelatih dengan rekor kemenangan terbanyak dalam semusim.

Rekor itu dicatatkan Johnson setelah skuad besutannya, Dallas Mavericks, menekuk Cleveland Cavaliers 91-87 di American Airlines Center, Rabu (15/3/2006).

Kemenangan itu mengubah rekor pertandingan Mavs di bawah kepemimpinan Johnson menjadi 66-16. Pelatih yang mulai melatih tanggal 19 Maret 2005 itu melampaui rekor kemenangan terbanyak dalam semusim, yang sebelumnya dipegang oleh Paul Westphal saat melatih Phoenix Suns 1991-92 (62-20).

Dalam pertandingan yang berlangsung di itu, forward Nowitzki kembali menjadi penampil terbaik di timnya. Pebasket asal Jerman itu mendulang 30 angka dan 13 rebound. Nowitzki pun bersaing dengan forward Cavs LeBron James. MVP All-Star 2006 itu mengemas 36 angka dan 12 rebound.

Kemenangan pun membuat Mavs mantap di puncak klasemen Wilayah Timur bersama San Antonio Spurs. Di AT&T Center, tuan rumah Spurs menuai kemenangan ke-50 di musim ini setelah menekuk New Orleans/Oklahoma Hornets 96-81.

Dalam pertandingan itu guard cadangan Spurs, Brent Barry menjadi pahlawan kemenangan timnya lewat sumbangan 16 angka. Meski minim, angka-angka tersebut seluruhnya dilesakkannya di kuarter keempat dengan field goal sempurna
(6/6).

Sementara pada pertandingan itu guard Spurs, Tony Parker menjadi pendulang angka terbanyak dengan sumbangan 20 angka dan 11 assist. Tim duncan menyusul dengan sumbangan 17 angka.

Sedangkan dari kubu Hornets dua pemain mencetak 16 angka, yakni Marc Jackson dan Chris Paul. Kekalahan yang diterima Hornets merupakan yang ketujuh dalam tujuh partai terakhir tim ini.

Hasil pertandingan, Rabu (15/3/2006):

Toronto 111 v Philadelphia 97
Washington 119 v Charlotte 114
Utah 83 v Miami 121
Boston 76 v Memphis 93
Cleveland 87 v Dallas 91
Portland 66 v Chicago 95
New Orl/OKC 81 v San Antonio 96
Phoenix 129 v Seattle 120
LA Lakers 98 v Sacramento 114

SETELAH 10 TAHUN, CBN AKAN MENYONSONG WIMAX March 20, 2006

Posted by Bedjo in All About Computer.
add a comment

PT Cyberindo Aditama (CBN) usai saja melakukan selebrasi setelah 10 tahun sukses menghadirkan layanan internet ke ujung jari konsumen di Indonesia. Pada Sabtu dini hari (18/3/2006) di Hotel Shangrila Jakarta, detikINET berkesempatan mewawancarai sosok yang membawa perusahaan itu bertahan selama satu dekade di rimba bisnis layanan dunia maya, yakni Director and Chief Commercial Officer CBN, Sugiharto Darmakusuma. Simak kutipannya.

Apa saja yang sudah dilakukan CBN selama 10 tahun?
Pelayanan terbaik dan inovasi-inovasi baru.

Layanan CBN sendiri sudah ada di berapa kota?
Sekarang ada di Jakarta, Bogor, Bandung, Samarinda, dan Bali. Di Jakarta saja, hotspot kita sudah ada di hampir setiap mal, hotel dan tempat hiburan atau tempat strategis untuk berbisnis lainnya. Bagi daerah yang belum tersentuh, masih tetap bisa mengakses dengan CBN Anywhere.

Apakah ada kendala?
Kendalanya, setiap produk dan servis yang diberikan harus menunggu waktu supaya masyarakat well educated.

Apa saja investasi CBN di 2006?
Untuk investasi di 2006, kita juga lagi menunggu. Wiring-wiring (jaringan berbasis kabel-red) sudah kita lakukan, fibre optic sudah kita gelar sepanjang Sudirman sampai nanti ke Kuningan untuk CBN Wiring.

Target CBN ke depan?
Target kita mungkin supaya penyebaran layanan internet kita di kota-kota lain bisa lebih berkembang, dan juga produk-produk baru yang inovatif akan kita berikan juga ke masyarakat.

Untuk 2006 ini, bagaimana perspektif CBN dalam melihat bisnis internet?
Tahun 2006 ini merupakan tahun yang penuh tantangan. Tahun kemarin BBM naik. Tahun ini kalau diekspektasi harga TDL naik, juga pasti ada imbasnya. Tapi kita berharap semoga efeknya tidak terlalu besar.

Bandwidth

Bagaimana soal ketersediaan bandwidth?
Bandwidth sekarang sudah cukup baik, kita punya bandwidth cukup besar. Kapasitas kita sebesar 350 MB. Ada yang terhubung ke Eropa, Amerika, dan Asia.

Harga bandwidth di Indonesia lebih mahal 45 kali dibanding luar negeri, apa sebabnya?
Bandwidth memang mahal. Tapi kami mengambilnya dari luar seperti Amerika. Memang kalau dibandingkan soal harga dengan di luar negeri masih jauh lebih mahal. Tapi mudah-mudahan kalau jumlah bandwidth semakin bertambah, mungkin harga akan sedikit lebih baik.

Apa ada masukan buat pemerintah agar tarif internet broadband bisa turun?
Masukan saya buat pemerintah sih supaya regulasinya jangan terlalu banyak lah, terutama kalau mengenai backbone, bandwidth, juga mengenai frekuensi. Nah, masalah frekuensi itu juga yang harus cepat dibereskan.

Roaming Hotspot

Mengenai roaming hotspot dengan delapan penyedia jasa internet (PJI) lainnya, kenapa belum berjalan?
Roaming hotspot itu kan baru saja ditandatangani, jadi memang belum dilakukan trial sama sekali.

Lalu, kapan mulai berjalannya?
Saya rasa setelah tahap-tahap teknis bisa dilalui. Mungkin setelah itu baru bisa jalan. Tarif juga belum dibicarakan. Mungkin kita harus duduk bersama dulu dengan pemain yang lain untuk menyeragamkan masalah tarif dan teknis. Tapi mungkin kesepakatan dasarnya sudah ada.

Dalam hal ini apa perlu campur tangan pemerintah? Apa ada masukan buat mereka?
Mungkin kita akan coba untuk lebih diseragamkan sistemnya. Itu mungkin bukan pekerjaan yang mudah. Tapi kita coba dulu dari hal-hal yang basic dulu, seberapa jauh kita bisa melangkah bareng-bareng dengan mereka.

Wimax

Ada rencana menggelar layanan Wimax juga?
Pasti. Kita siap. Kita akan berkembang ke arah Wimax. Jakarta pasti akan jadi salah satu tempat yang digelar. Kalau untuk test case, pasti akan di Jakarta dan Bali. Tapi pastinya di Jakarta. Dan itu tidak akan tumpang tindih dengan hotspot kami. Kita akan integrate itu semua.

Kapan akan mulai digelar?
Soal Wimax kita memang belum bicara secara detail, karena masih menunggu pemerintah soal frekuensi dan segala macamnya. Jadi kita wait and see, lah.

Regulasi Pemerintah

Sebagai pebisnis, menurut Anda regulasi mana yang harus diperbaiki?
Nah, soal Wimax itu yang harus segera diputuskan. Sekarang negara lain sudah mulai menggelar Wimax, sedangkan kita belum karena semua masih menunggu pemerintah. Apa rencana pemerintah soal Wimax, kita belum tahu. Other than that, saya rasa tidak ada banyak hal lagi. Banyak hal yang sudah dibuka juga oleh pemerintah. Cuma masih ada beberapa PR (pekerjaan rumah-red), lah. (rou)

DUET PARKER – DUNCAN ATASI ROCKETS March 20, 2006

Posted by Bedjo in Sport.
add a comment

Tim Duncan dan Tony Parker menjadi duet penentu kemenangan San Antonio Spurs. Bertandang ke Toyota Center, Minggu (19/3/2006), Spurs membawa pulang kemenangan 92-77 atas Houston Rockets.

Kemenangan ini menjadi kemenangan keempat Spurs secara beruntun dan yang ke-12 dari 14 pertandingan terakhir. Selain itu hasil ini juga membuat Spurs menyamai perolehan Dallas Mavericks yang memimpin divisi Southwest.

Sementara buat Rockets ini adalah hasil mengecewakan keempat kalinya secara berturut-turut, dan membuat mereka makin terpuruk di posisi buncit divisi Southwest.

Di kuarter awal Rockets sebenarnya mampu mengimbangi permainan tim tamu. Bahkan pasukan Jeff Van Gundy unggul 17-11 di kuarter pertama. Namun di tiga kuarter berikutnya keperkasaan Duncan dan Parker tak terbendung.

Parker dan Duncan memang menjadi penyumbang poin terbanyak untuk Spurs. Parker melesakkan 23 poin sementara Duncan menyumbang 14 poin.

Dari kubu Rockets, untuk ketigabelas kalinya secara beruntun Yao Ming kembali membuat 20 poin untuk timnya. Pemain lain yang menyumbang angka cukup banyak buat Rockets adalah Juwan Howard (18) dan Luther Head (12).

Absennya Tracy McGrady yang tengah cedera tulang belakang memang masih belum bisa digantikan oleh pemain lain. Dari 19 laga terakhit tanpa McGrady, Rockets cuma berhasil meraih dua kemenangan.

Sementara itu dari United Center, Chichago Bulls harus mengakui keunggulan tamunya Miami Heat. Lewat pertarungan ketat, Heat mengandaskan tuan rumah dengan skor tipis 85-84.

Guard Luol Deng menjadi pemain yang paling banyak memberi angka buat buls dengan torehan 19 poin. Sementara Dwyane Wade menjadi yang tersubur buat Heat berkat 15 angka yang dibuatnya.

Untuk Heat, ini menjadi kemenangan keempat mereka dalam lima pertandingan terakhir. Sementara bagi Bulls inilah kekalahan ketiga dari lima laga terakhirnya.

Hasil Pertandingan Lain
Miami vs Chicago 85-84
Detroit vs Charlotte 108-103
Denver vs New Orl/OKC at 109 vs 94
San Antonio vs Houston 92-77
Portland vs Milwaukee 93-97

SISWA SD IKUT BERAKSI DI FINAL KOMPETISI HACKER March 20, 2006

Posted by Bedjo in All About Computer.
add a comment

Babak final Pazia Acer National Hacker Competition (PANHAC) 2006 di Jakarta diramaikan oleh kehadiran hacker cilik. Tercatat dua orang siswa SD mengikutinya.

Demikian disampaikan Michael Sunggiardi salah satu panitia pelaksana PANHAC 2006 kepada detikINET, Kamis (16/03/2006). “Peserta termuda di acara final PANHAC 2006 adalah Mickeel Pramono, hadir sendiri di JaCC Mangga Dua Mal pada tanggal 14 Maret 2006,” ujarnya.

Mickeel, ujar Michael, berasal dari SD Kesatuan Bogor. Selain Mickeel, peserta muda lainnya dalam kompetisi membobol keamanan jaringan ini adalah Aiman Alauddin Fadrullah Al-fath di Bandung. “Juga pelajar SD, didampingi ayahnya yang dosen ITB dan sudah berpengalaman di Internet,” ujar Michael.

Final PANHAC di JaCC Mangga Dua Mal diikuti oleh sebelas peserta dari Semarang, Jogja, Medan, Padang, Bandung, Surabaya, Denpasar, Makassar dan Jakarta. Keluar sebagai juara adalah Ahmad Attas dari Makassar, seorang staf Teknologi Informasi (TI) di Semen Bosowa Makassar.

Ahmad Attas memboyong hadiah notebook Acer Aspire 5670, tiket dan akomodasi menyaksikan balap F1 di Sepang Malaysia, serta voucher senilai US$990 untuk belajar ethical hacking selama 5 hari di Informatics. Selain itu Ahmad Attas berhak atas piala, piagam, dan parsel dari PT Pazia Pillar Mercycom.

Di posisi kedua adalah tim dari Semarang yang terdiri dari Prabowo Bayuaji, Franky Yustanto, dan Lucky Widianto. “Mereka bertiga memperoleh ACER LCD monitor 17″ dan parsel dari Pazia,” ujar Michael. Juara ketiga diraih oleh pasangan I Gede Putu Krisna J dan I Gede Bagus Kosha P, yang memperoleh ACER LCD monitor 15″ plus parsel Pazia.

Uniknya, Prabowo (dari tim juara kedua) dan Kosaha (dari tim juara ketiga) sudah berkali-kali mengikuti kompetisi PANHAC 2006 yang diselenggarakan di 9 kota. Prabowo, ujar Michael, bahkan mengikuti semua kompetisi yang diselenggarakan di Semarang, Jogja, Surabaya, Jakarta Mega Bazaar, dan JaCC Mangga Dua Mal.

Di sisi lain, Ahmad Attas yang meraih juara pertama hanya mengikuti satu kompetisi di Makassar, menjadi pemenang di sana, dan langsung ke Jakarta untuk meraih juara nasional PANHAC 2006.

Acara PANHAC 2006 ini ditutup dengan penyerahan piagam Museum Rekor Indonesia (MURI), sebagai event pertama untuk penyelenggaraan acara menjebol jaringan yang dilaksanakan di 9 kota dan membawa 100 notebook Aspire untuk penyelenggaraan kompetisi yang diminati oleh anak-anak muda berprestasi. Piagam MURI diserahkan ke PT Pazia Pillar Mercycom dan PT Acer Indonesia yang merupakan sponsor utama acara ini.